Berita Terkini :
Kompi.org. Powered by Blogger.

Dialog Interaktif Peringati HUT ke-32 DPC Permahi

Yogyakarta, kompi.org - Mahasiswa Fakultas Hukum se-Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta (DPC Permahi) menggelar dialog interaktif di Mbedog Coffe, Bantul, Sabtu (22/3/ 2014).
Dialog interaktif bertajuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 itu mengambil tema “Membedah Kasus-Kasus Pertanahan Di Daerah Istimewa Yogyakarta”. Ini melanjutkan tema serupa yang pernah digelar di Fakultas Hukum UGM.
Hadir sebagai pembicara, Herdaru Manfa Luthfie, S.H., M.Kn. (pakar hukum) dan wakil dari Paguyuban Rakyat Kampung Basis Pinggiran Sungai (Paku Bangsa) Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Dalikan. (M. Jamil)

Telkom Motivasi PT Terbitkan Jurnal secara Online

Semarang, kompi.org – Puluhan Perguruan Tinggi (PT) di Jawa Tengah mengikuti workshop ‘’Optimasi Penerapan ICT untuk Meningkatkan Kinerja Perguruan Tinggi” di Aula Borobudur lantai VIII Gedung Telkom Jl. Pahlawan No. 10 Semarang, Senin (14/4/2014). 
Workshop dalam rangka penyelenggaraan TeSCA 2014, ini menghadirkan GM EMS-DES Saleh Abdurrachman dan GM Telkom Jateng Utara Rijanto Utomo dan Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D (Wakil Ketua Detiknas) sebagai narasumber.
‘’TeSCA adalah program yang diinisiasi PT Telkom Indonesia, untuk membantu perguruan tinggi dalam melakukan pengukuran pemanfaatan Information dan Communication Technology (ICT) agar optimal dalam pemanfaatannya,’’ terang Ai Mulyani, panitia penyelenggara TeSCA 2014.
Riyanto Utomo, GM Telkom Jateng Utara dalam kesempatan itu menjelaskan, bahwa pengguna internet di Indonesia cukup besar. ‘’Dari 251 juta jiwa populasi penduduk yang ada, pengguna internet tak kurang dari 72 juta. Selain itu, 62 juta penduduk Indonesia juga aktif menggunakan media sosial (social media).’’
Saleh Abdurrachman memaparkan, Telkom mengajak PT di Indonesia menerbitkan jurnal secara online melalui program Q-Journal. ‘’Q-Journal dikembangkan melalui proses pengembangan bisnis dan servis yang matang, bekerjasama dengan partner global untuk menghasilkan platform terbaik bagi pengelolaan paper dan jurnal ilmiah.’’  
Dia mengutarakan, jurnal online ini akan berkontribusi meningkatkan reputasi kampus, kualitas akademik dan penelitian (riset). ‘’Target dalam tahun ini, Q-Journal ada 1000 jurnal dari perguruan tinggi tanah air,’’ harapnya.
Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D mengatakan, untuk meningkatkan reputasi dan kualitas, kampus (perguruan tinggi) harus melakukan lompatan-lompatan. ‘’Untuk melakukan lompatan, harus dengan kompetisi dan bekerjasama. Lihat, partai-partai saja saat ini sedang sibuk membangun koalisi,’’ ungkapnya.
Wakil Ketua Detiknas ini melanjutkan, kerjasama dalam dunia global ini menjadi fakta yang tidak bisa dihindari untuk  maju bersama. ‘’Perguruan tinggi tidak akan bisa maju tanpa kerjasama,’’ tegasnya. (A. Neira

Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Penerjemahan Buku di FBF 2015

Jakarta, kompi.org - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komite Frankfurt Book Fair (FBF) pada 3 Juni 2013 lalu. MoU yang bernama MoU of Guest of Honor Agreement for 2015 itu merupakan kesepakatan mengenai peran Indonesia yang akan menjadi tamu kehormatan atau Guest of Honour (GoH) dalam Frankfurt Book Fair 2015.
Untuk mempersiapkan Indonesia sebagai GoH pada FBF 2015, Kemdikbud telah membentuk lima komite, yaitu Komite Buku dan Penerjemahan, Komite Pameran dan Pertunjukkan, Komite Kerjasama, Komite Acara dan Protokol serta Komite Promosi, Media, Publikasi dan Dokumentasi.
Terkait penerjemahan buku yang akan diikutsertakan dalam FBF 2015, Kemdikbud melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Pusat Kurikulum dan Perbukuan telah menganggarkan dana sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp11 miliar untuk Translation Funding Program atau Program Dana Penerjemahan.
Ditargetkan minimal sebanyak 100 buku dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah akan diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman, bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya untuk dipamerkan dalam FBF 2015.
Peluncuran Translation Funding Program berlangsung pada 14 Maret 2014 lalu, saat penyelenggaraan Leipzig Book Fair di Jerman. Keikutsertaan Indonesia dalam Leipzig Book Fair juga menjadi bukti keseriusan Indonesia berpartisipasi dalam pameran buku internasional, khususnya menjadi tamu kehormatan dalam FBF 2015.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, menjelaskan alasan Indonesia mengambil posisi sebagai tamu kehormatan dalam Frankfurt Book Fair 2015.
"Yang pertama, kita melihat pameran buku. Melalui buku kita bisa menunjukkan kekayaan Indonesia. Dalam hal ini kita melihatnya budaya di Indonesia," ujarnya sebagaimana dilansir ikapi.org. “Kedua, Indonesia dirasa layak tampil di panggung internasional, karena masih ada sisi-sisi intelektual Indonesia yang belum diketahui dunia,” lanjutnya.
Ketua Panitia Nasional Indonesia GoH-FBF, Agus Maryono, mengutarakan, terkait penerjemahan buku, panitia nasional berharap para penulis, penerbit, penerjemah, serta institusi terkait penerjemahan dapat segera mengajukan proposal penerjemahan agar dana yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Saat ini Komite Buku dan Penerjemahan tengah bekerja keras untuk melakukan langkah-langkah akselerasi agar semua pihak yang relevan dapat mengajukan proposal sesegera mungkin. Ditargetkan pada Oktober 2014 mendatang, buku-buku yang akan dipamerkan dalam FBF 2015 telah rampung diterjemahkan,” katanya. (A. Neira)

Alex R. Nainggolan Menangi Lomba Cipta Puisi Bencana

Pare, kompi.org - Puisi berjudul “Tubuh Bencana” karya Alex R. Nainggolan (Tanggerang, Banten) dinobatkan sebagai juara 1 Lomba Cipta Puisi bertema “Bencana” yang ditaja Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Nama-nama pemenang diumumkan di Pare, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (12/4/2014).
Selain puisi Alex R. Nainggolan, tim juri menetapkan dua pemenang utama lain, yaitu puisi berjudul “Ilhafa” karya M. Husnul Huda (Sumenep-Madura) sebagai juara II dan “Epilog” karya I Wayan Sumahardika (Denpasar-Bali) sebagai juara III.
“FAM Indonesia menerima 620 naskah puisi bertema bencana yang dikirim peserta dari seluruh daerah di Indonesia dan mancanegara,” kata Aliya Nurlela, pegiat FAM Indonesia, Minggu (13/4/2014).
Selain itu, dewan juri menetapkan tujuh puisi pilihan. Yakni Etsa Wajah Semesta (Farida Sundari, Medan); Tanah (M. Imam Fatkhurrozi, Yogyakarta); Karena Akukah Ini, Ibu? (Liza Hasda, Batusangkar-Sumatera Barat); Aku Dibungkus Asap (Eddie MNS Soemanto, Padang-Sumatera Barat); Di Balik Kelud (Budi Harsono, Tulungagung-Jawa Timur); Alam Mulai Enggan (D.A. Akhyar, Palembang); dan Lukisan Tubuh Nusantara (Reny Puteri Utami, Palembang-Sumatera Selatan).
“Sebagai apresiasi, tiga pemenang utama mendapat sejumlah hadiah dari FAM Indonesia,” kata Aliya Nurlela. “tiga pemenang utama, tujuh puisi pilihan, serta 77 puisi lain akan dibukukan,” lanjutnya. (A. Neira)

Pelatihan Menulis STIKes Dharma Landbouw

Padang, kompi.org – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Dharma Landbouw Padang, Sumatera Barat, melatih mahasiswanya untuk terampil menulis. Para calon tenaga medis di sekolah tinggi itu dianggap berpeluang menjadi ‘penulis hebat’ masa depan.
Pembekalan keterampilan menulis yang dikemas dalam Workshop Menulis Kreatif bertajuk “The Power of Writing” menghadirkan Muhammad Subhan dari Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia sebagai pembicara dalam pelatihan yang diikuti 80 mahasiswa itu.
Muhammad Subhan mengatakan, keterampilan menulis selayaknya dimiliki setiap orang, termasuk mahasiswa. Dia mengumpamakan, andai buku-buku teks yang dibaca dan dipelajari di ruang kelas tidak ada yang menulisnya, tentu tidak akan ada ilmu pengetahuan. “Laporan akhir mahasiswa juga berupa karya tulis. Tugas-tugas berupa makalah yang diberikan dosen juga karya tulis,” ujarnya.
Dia mengemukakan pula, seandainya al-Qur’an dan hadist Nabi tidak ada yang membukukan, umat (Islam) hari ini akan tetap berada di zaman kegelapan (jahiliyah). “Al-Qur’an bahkan menekankan pentingnya membaca (iqra’) dan menulis (kataba),” terangnya.
Berkaitan dengan dunia medis, tambah Muhammad Subhan, banyak sekali ide cerita yang dapat ditulis. Di rumah sakit atau puskesmas, bertebaran kisah yang menyentuh hati dan perasaan datang dari bermacam pasien.
“Sudah seharusnya para tenaga medis (dokter, bidan, perawat, dan para medis lainnya) dapat mengutip kisah-kisah itu dan dijadikan sebagai karya tulis yang dapat dibagi manfaatnya kepada pembaca,” tuturnya.
Ketua STIKes Dharma Landbouw Padang dr. Hj. Rasyidah Rasyid, MPH pada kesempatan itu mengemukakan, pembekalan keterampilan menulis bagi mahasiswa akan dijadikan agenda rutin di kampus yang dipimpinnya.  “Keterampilan menulis sangat penting bagi mahasiswa. Setidaknya memudahkan mereka mengerjakan tugas-tugas kuliah,” ungkapnya. (A. Neira)

Inspirasi dari Ritual Perjalanan

INSPIRASI bisa hadir dari mana saja dan kapan saja. Tetapi bagi saya, jalan-jalan menjadi aktivitas menyenangkan, karena banyak hal bisa didapat. Pikiran jadi lebih fresh dan bisa mendapatkan informasi-informasi baru. Tak jarang, inspirasi bisa hadir dari aktivitas ini.
Bertolak dari sini, sebagai seorang seniman, saya pun mencoba menggabungkan aktivitas jalan-jalan pada ranah dunia kesenian, khususnya seni rupa yang menjadi pilihan dalam hidup saya dalam beraktivitas dan berkarya.
Spirit 'senang' dalam setiap ritual jalan-jalan inilah yang coba saya abadikan dalam lembaran-lembaran lukisan cat air, drawing di atas kertas, atau pun sekadar coretan sketsa. Inspirasi dari ritual jalan-Jalan ini pula, yang akan menjadi tema besar dalam pameran yang saya gelar pada musim liburan tahun ini. (Mamik S. Mulyono).
 
Support : Copyright © 2013. Kompi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Much Harun
Proudly powered by Blogger